Inspira(K)si 2015

DSC_0594.JPG

Mempertahankan nafas semangat untuk terus bergerak itu lebih sulit daripada memulai. Rumah Baca Kids sudah beraktivitas sejak 2010, dan sekarang sudah hampir meninggalkan tahun 2015. Waktu lima tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi sebuah gerakan nirlaba, tanpa pamrih. Waktu sepanjang itu juga bukan usia yang pendek bagi anak-anak untuk terus bertahan di sini.

Pada awal berdirinya, Rumah Baca Kids didominasi anak-anak usia SD, yang sebagian besar kini sudah duduk di bangku SMP. Sebagian besar sudah merasa canggung dengan postur tubuh mereka yang besar dan bergabung dengan anak-anak di bawah usia mereka. Padahal, Rumah Baca Kids tak membatasi umur. Siapa saja boleh bergabung demi sebuah kemajuan cara berpikir dan bersikap. Kami juga tak membatasi siapa saja yang mau bergabung sebagai volunteer di sini. Sudah ada beberapa volunteer yang bergabung, mulai dari pegiat sepeda, pegiat HAM dan demokrasi, seniman, pramugari, pegiat AFS, dll.

Sebagian kecil anak-anak di Rumah Baca Kids masih setia, karena memang di Rumah Baca Kids selalu ada yang baru untuk dieksplorasi. Ketika Rumah Baca diundang untuk acara “Inspiraksi 2015” yang digagas oleh Kompas, bertempat di Mall Living World Alam Sutera, Serpong, kami mengajak dua anak Rumah Baca Kids yang sudah terbukti tangguh. Kedua anak ini punya prestasi yang bagus di sekolah. Tak hanya masuk 10 besar, tapi juga aktif dalam kegiatan OSIS. Rasa percaya diri mereka tumbuh dan melampaui anak-anak lain yang tak bergabung di Rumah Baca Kids.

Rumah Baca Kids akan terus berkativitas, karena nafas semangat masih ada pada kami. Melihat mereka tumbuh dan kelak bermanfaat untuk diri mereka dan orang lain, sungguh membanggakan dan tak ternilai harganya.
Rumah Baca Kids hanyalah salah satu derivate atau turunan dari Komunitas Rumah Baca yang dulunya berawal dari kegiatan review buku secara online, yang digagas sejak 2007. Derivate lain adalah Rumah Baca Publishing, yang sampai saat ini sudah menghasilkan 2 buku komersial: “Mabuk Dolar di Kapal Pesiar,” dan “Dilema: Kisah 2 Dunia dari Kapal Pesiar.” Rumah Baca juga telah menghasilkan buku yang dicetak secara terbatas berjudul “Mencari Ayah Yang Hilang,” karya Asjati Rahayu Ningrum. Rumah Baca publishing akan terus berupaya menghasilkan buku-buku yang bergizi dan bermutu.

Kini, Rumah baca juga ikut serta menggerakkan gairah dan energi anak-anak muda untuk menumpahkan energi melalui kelompok musik beraliran reggeae “Papaver Independent.” Kelompok ini telah tampil di berbagai kesempatan, seperti bedah buku di Toko Buku Gramedia Depok, International Youth Music Performance di Bumi Perkembahan Cibubur, dan terakhir di acara Inspiraksi 2015 ini.

Ya, nafas semangat itu masih ada, karena kami percaya bahwa “Hidup hanya sekali, berikan yang terbaik.”

0 Responses to “Inspira(K)si 2015”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: